Mesin desalinasi bekerja dengan menggunakan tekanan untuk mengatasi tekanan osmotik, memisahkan air dari garam melalui membran semipermeabel khusus.
Dibandingkan dengan penyulingan tradisional, mesin ini tidak membutuhkan energi panas yang besar dan hanya mengkonsumsi sepertiga hingga setengah energi penyulingan. Satu unit dapat menghasilkan beberapa ton hingga ratusan ribu ton air tawar per hari, memenuhi kebutuhan air sehari-hari dan kebutuhan industri besar.
Bagaimana proses pengoperasian sebuah mesin desalinasi air laut?
1. Perlakuan awal: Membersihkan jalan untuk komponen membran reverse osmosis
Sebelum memasuki membran reverse osmosis, air laut harus menjalani pretreatment yang ketat. Langkah ini sangat penting untuk memastikan pengoperasian peralatan yang stabil dalam jangka panjang. Pertama, setelah memasuki peralatan, air laut memasuki filter multi-media yang diisi dengan pasir kuarsa, karbon aktif, dan media filter lainnya. Filter ini menghilangkan materi tersuspensi, lumpur, ganggang, dan kotoran lain yang berdiameter lebih besar dari 5 mikron, sehingga mencegah penyumbatan pipa selanjutnya.
Air laut kemudian mengalir ke filter presisi, di mana ukuran pori-pori dikurangi menjadi 1-5 mikron, yang selanjutnya memerangkap partikel koloid kecil dan sisa bahan tersuspensi. Secara bersamaan, sistem secara otomatis menambahkan zat anti-kerak ke dalam air untuk mencegah pembentukan kerak pada permukaan membran yang disebabkan oleh ion kalsium dan magnesium di lingkungan bertekanan tinggi berikutnya.
Setelah pretreatment, kekeruhan air laut turun hingga di bawah 0,1 NTU, memenuhi standar untuk memasuki modul membran reverse osmosis.
2. Pemisahan tekanan tinggi: penyaringan molekuler membran osmosis balik
Air laut yang telah diolah sebelumnya kemudian dipompa ke pompa bertekanan tinggi, yang meningkatkan tekanan untuk memaksa molekul air melalui membran. Air laut bertekanan kemudian masuk ke modul membran reverse osmosis.
Ukuran pori-pori membran reverse osmosis hanya 0,1 nanometer, lebih kecil dari diameter molekul natrium klorida dalam air laut (sekitar 0,5 nanometer). Di bawah tekanan tinggi, membran RO memungkinkan molekul air melewati dan membentuk air tawar, sambil mempertahankan kotoran seperti ion garam, ion logam berat, dan bahan organik untuk membentuk air garam pekat. Tingkat retensi membran melebihi 97%, secara efektif menghilangkan garam dan kontaminan dari air laut.
3. Pasca-pemrosesan: Membuat air tawar mencapai standar yang disesuaikan
Meskipun sistem ini sebagian besar telah menghilangkan garam pada air tawar, sistem ini masih perlu menyesuaikan pH air tawar untuk memenuhi persyaratan penggunaan. Pertama, air tawar memasuki sistem penyesuaian pH, di mana bahan kimia seperti natrium hidroksida ditambahkan untuk menyesuaikan pH dari 5,5-6,5 menjadi 7,0-8,5, mencegah air asam merusak pipa.
Untuk air minum rumah tangga, air tawar juga melewati sistem penambahan mineral. Kalsium, magnesium, dan mineral lainnya ditambahkan untuk meningkatkan rasanya.
lue. Desinfeksi ultraviolet juga menghilangkan bakteri, virus, dan mikroorganisme lain yang tersisa di dalam air, sehingga memastikan air minum yang aman.
Terakhir, kami dapat mengangkut air tawar yang telah diolah ke tangki penyimpanan dan kemudian mendistribusikannya ke konsumen melalui jaringan pipa.
4. Pemeliharaan: Peralatan pemeliharaan
Setelah operasi jangka panjang, kontaminan seperti koloid, mikroorganisme, dan kerak dapat menempel pada permukaan membran reverse osmosis. Kontaminan ini dapat mengurangi permeabilitas dan tingkat retensi membran. Oleh karena itu, sistem pembersihan membran secara teratur membersihkan rakitan membran melalui pembersihan asam (untuk menghilangkan kerak) dan pembersihan basa (untuk menghilangkan bahan organik dan mikroorganisme). Ini dapat memulihkan kinerja membran. Dan memperpanjang masa pakai (biasanya, membran reverse osmosis memiliki masa pakai 3-5 tahun).
Mengapa menggunakan mesin desalinasi osmosis balik?
Dibandingkan dengan teknologi desalinasi lainnya, penggunaan teknologi reverse osmosis air laut memiliki keunggulan yang unik.
- Pertama, memiliki konsumsi energi yang rendah, tidak perlu pemanasan, dan biaya pengoperasian yang lebih rendah.
- Kedua, menempati area kecil dan memiliki struktur peralatan yang ringkas. Dengan demikian, struktur ini cocok untuk daerah pesisir atau pulau dengan ruang terbatas.
- Ketiga, sangat fleksibel dan dapat menyesuaikan skala peralatan sesuai dengan kebutuhan air, dari peralatan bergerak kecil hingga pabrik desalinasi air laut yang besar.
- Keempat, kualitas airnya bagus. Salinitas air tawar yang telah didesalinasi dapat dikurangi hingga di bawah 500 mg/L (standar untuk air minum di bawah 1000 mg/L), sehingga dapat memenuhi berbagai kebutuhan air.
Rangkuman
Singkatnya, sistem desalinasi adalah dengan menggunakan pompa bertekanan tinggi untuk menekan air laut ke tingkat yang melebihi tekanan osmotiknya. Hal ini memungkinkan molekul air menembus membran RO dengan pori-pori sekecil 0,1 nanometer dan menjadi air tawar. Membran menjebak kotoran seperti ion garam dan ion logam berat, membentuk air garam pekat. Dengan demikian dapat mencapai pemisahan air-garam.
Jika Anda memerlukan informasi tentang jenis peralatan pengolahan air ini, jangan ragu untuk menghubungi kami.


